Sebagai guru, kita tidak hanya melakukan peran
sebagai alih ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), tetapi juga harus
menjadi agen perubahan (transform of life or agent of change). Dalam melakukan
peran seorang guru sebaiknya memahami kondisi dan harapan yang akan dicapai
terhadap muridnya. Dengan memahami kondisi murid maka guru akan berinovasi
dengan program-program yang berdampak pada murid.
1. Apa yang menarik bagi Anda setelah mempelajari pengelolaan
program yang berdampak pada murid?
Guru sebagai pemimpin pembelajaran haruslah mampu menyusun
dan mengelola program yang berdampak pada murid. Dengan kemahiran dan kejelian
dari guru dalam menentukan, menetapkan, merencanakan dan melaksanakan suatu program
akan menciptakan pendidikan yang menyenangkan di sekolah sehingga terciptanya
kemerdekaan belajar yang akan mewujudkan profil pelajar Pancasila.
2. Apa hal-hal baru yang Anda temukan dalam proses pembelajaran
tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid?
Dalam menyusun program harus
mempertimbangkan dampak positif dan negative dari suatu program yang dibuat. Terkadang
kita lupa dengan dampak negative karena yang menjadi tujuan kita adalah suatu
peningkatan/perubahan sehingga kita lupa dengan dampak negative yang disebut
dengan identifikasi resiko dari suatu program. Program sekolah yang
direncanakan sebaiknya memperhitungkan resiko yang akan terjadi. Hal ini perlu
mangemen resiko dalam penyusunan dan pelaksanaan program. Manajemen resiko
meliputi :
a. Mengidentifikasi resiko dari suatu kegiatan yang mungkin terjadi sebagai berikut:
1. Risiko Strategis, merupakan risiko yang berpengaruh terhadap kemampuan organisasi
mencapai tujuan
2.
Risiko Keuangan, merupakan risiko
yang mungkin akan berakibat berkurangnya aset
3. Risiko operasional, merupakan risiko yang berdampak pada kelangsungan proses
manajemen
4. Risiko pemenuhan, merupakan risiko yang berdampak pada kemampuan proses dan
prosuderal internal untuk memenuhi
hukum dan peraturan yang berlaku
5. Risiko Reputasi, merupakan risiko yang berdampak pada reputasi dan merek lembaga.
(Princewatercoper, 2003)
b. Pengukuran
resiko adalah tahapan untuk memprediksi resiko yang akan muncul baik dari
awal pelaksanaan hingga akhir pelaksanaan serta antisipasi tindakan jika
terjadi kegagalan ataupun keberhasilan yang akan dihadapi.
c. Memikirkan
strategi dalam pengendalian resiko. adalah upaya untuk meminimalisir
resiko yang akan terjadi dalam program kegiatan yang akan dilaksanakan
serta berusaha memprediksikan solusi untuk memecahkan masalah yang akan terjadi
di saat program dilaksanakan.
d. Melakukan
proses evaluasi secara rutin terhadap setiap program kegiatan sebagai masukan untuk perbaikan kedepannya
3.
Perubahan apa yang akan Anda lakukan setelah memahami atau
mempelajari materi ini?
Sebagai seorang pemimpin pembelajaran yang menjadi agen perubahan pendidikan saya akan berusaha membuat program yang berdampak pada murid dengan mempertimbangkan dampak positif dan sekaligus dampak negative dari program tersebut. Analisis dari dampak positif dan negative dari sebuah program harus dilakukan dengan cermat saat menyusun rencana sebuah program. Managemen resiko sangat penting diperhitungkan dalam menyusun program.

Sukses selalu 🔥
BalasHapusTerimakasih
HapusGood job
BalasHapus